Home Hewan Mengapa Pinguin Tidak Membeku Meski Berenang di Kutub?

Mengapa Pinguin Tidak Membeku Meski Berenang di Kutub?

by taukahkamu.com
pinguin by merdekadotcom

taukahkamu.com – Siapa yang tidak kenal dengan hewan satu ini, hewan lucu yang hidup di daerah suhu ekstrem yaitu daerah kutub. Ya, dialah pinguin. Pinguin atau Penguin merupakan hewan aquatik dari jenis burung yang tidak bisa terbang meskipun memiliki sayap. Sayap pinguin berfungsi seperti pendayung ketika menyelam atau berenang didalam air. Bisa dikatakan tubuh pinguin memang sangatlah cocok untuk berenang dan hidup di air. Pinguin mampu berenang dengan kecepatan 6 hingga 12 km/jam bahkan pernah tercatat hingga 27 km/jam. Pinguin kecil biasanya menyelam selama satu hingga dua menit dari permukaan air untuk menangkap makanan. Sedangkan pinguin yang berukuran lebih besar (pinguin emperor) sanggup menyelam lebih dalam hingga 565 meter selama 20 menit. Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa pinguin tidak membeku meski berenang di daerah kutub ya? Padahal suhu di kutub kan sangat dingin yaa..

Bulu Pinguin

Tahukah teman-teman, pinguin tidak membeku meski berenang di daerah kutub disebabkan oleh bulunya. Jika dilihat dari mikroskop, bulu pinguin ternyata berbentuk seperti duri-duri halus yang saling terkait satu sama lain. Dan saking rapatnya, baik air maupun minyak tidak bisa menempel pada permukaannya. Sama halnya ketika berenang di air yang sangat dingin, sebelum air tersebut membeku, air akan keburu tergelincir dari bulu pinguin. Bisa dibilang, bulu-bulu pinguin ini seperti kedap air dan anti beku. MasyaAllah.. luar biasa yaa..

Makanan Pinguin

Umumnya pinguin memakan krill (sejenis udang), ikan, cumi-cumi dan hewan air lainnya yang tertangkap oleh paruhnya ketika berenang di laut. Pinguin juga mampu meminum air laut karena adanya kelenjar supraorbital pada tubuhnya guna menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini kemudian akan dikeluarkan dalam bentuk cairan melalui saluran pernapasan pinguin.

Warna Tubuh Pinguin

Seperti kita tahu setiap pnguin memiliki warna putih di bagian dalam tubuhnya dan warna gelap (biasanya hitam) di bagian luar. Hal ini berguna untuk kamuflase terhadap hewan lain. Misalnya saja ketika di air, hewan pemangsa seperti singa laut akan mengalami kesulitan dalam melihat pinguin karena perutnya yang berwarna putih bercampur dengan pantulan permukaan air laut. Sedangkan permukaan gelap pada punggungnya juga menyamarkan pinguin dari pandangan hewan pemangsa ketika berada di atas air.

Related Posts

Leave a Comment